Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak: Kabar Hoaks, Polda Metro Jaya Tegaskan

Misteri Penembakan Ajudan, Polda Metro Jaya Bantah Informasi Hoaks

Polda Metro Jaya membantah informasi terkait dugaan penembakan terhadap ajudan mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah sebagai hoaks. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar.

Penyelidikan Terkait Kematian Sutrimo di Jakarta Selatan

Informasi mengenai penembakan ajudan Febrie beredar melalui media sosial Instagram, namun setelah diselidiki, Polda Metro Jaya menyatakan bahwa hal tersebut tidaklah benar. Sementara itu, Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan tengah menyelidiki penyebab kematian seorang pria bernama Sutrimo di Jakarta Selatan.

Korban Ditemukan Tidak Sadarkan Diri

Berdasarkan keterangan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Sutrimo ditemukan tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Meskipun telah dilarikan ke RS Muhammadiyah Taman Puring, namun pihak rumah sakit menyatakan bahwa Sutrimo sudah meninggal dunia.

Penyidik dari Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan sedang mengumpulkan bahan keterangan untuk mengetahui kronologi pasti kejadian terkait kematian Sutrimo. Mereka telah melakukan klarifikasi terhadap berbagai saksi termasuk pihak keluarga korban, pengemudi ambulans, petugas rumah sakit, dan pihak lain yang mengetahui peristiwa tersebut.

Meskipun ada kabar yang beredar bahwa korban merupakan Kepala Urusan Rumah Tangga (Karumga) Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, namun hal ini belum dipastikan oleh pihak berwenang dan masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

Source link