Berita  

Komisi VII DPR Soroti Penyelesaian Proyek Industri Strategis

Komisi VII DPR Soroti Lambatnya Penyelesaian Proyek Industri Strategis

Pada Jumat, 22 Mei 2026, Komisi VII DPR RI meminta pemerintah untuk mempercepat penyelesaian sejumlah proyek industri pengolahan yang masih berjalan. Hal ini dilakukan agar manfaatnya terhadap perekonomian nasional dapat segera dirasakan oleh masyarakat.

Dorongan untuk Percepatan Penyelesaian Proyek

Dalam rapat dengar pendapat bersama Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM terkait perkembangan program hilirisasi nasional, Fraksi Golkar menyoroti perlunya penjelasan rinci mengenai proyek-proyek yang belum selesai. Menurut Anggota Fraksi Golkar Yusman, penyelesaian proyek yang belum rampung perlu dipantau secara terus menerus untuk memastikan progresnya.

Mendorong Tahap Produksi Proyek yang Masih Berjalan

Anggota Fraksi PAN Alfont juga turut mengusulkan agar pemerintah memberikan dorongan terhadap proyek-proyek yang masih berjalan agar dapat segera masuk ke tahap produksi. Hal ini diharapkan dapat memperkuat perekonomian melalui aktivitas ekonomi baru yang dihasilkan dari industri pengolahan.

Di sisi lain, Direktur Jenderal Minerba Kementerian ESDM, Tri Winarno, menjelaskan bahwa program hilirisasi nasional tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mencakup kesiapan operasional dan keberlanjutan industri. Pemerintah juga mencatat peningkatan penerimaan negara bukan pajak dari sektor minerba hingga mencapai Rp56 triliun per 15 Mei 2026.

Pemerintah diharapkan dapat terus mempercepat penyelesaian proyek-proyek industri pengolahan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan memperkuat sektor industri dalam negeri.

Source link