Semua Jemaah Haji Indonesia Telah Berada di Tanah Suci
Pada Sabtu, 23 Mei 2026, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan bahwa seluruh jemaah haji Indonesia telah diberangkatkan menuju Arab Saudi. Dengan fase pemberangkatan yang selesai, fokus layanan kini ditujukan pada persiapan puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Layanan Persiapan di Tanah Suci
Juru Bicara Kemenhaj Ichsan Marsha menegaskan bahwa seluruh layanan di Tanah Suci terus disempurnakan agar jemaah dapat melaksanakan ibadah dengan aman, tertib, dan nyaman. Menurutnya, pada hari ke-32 masa operasional haji, seluruh jemaah haji Indonesia telah berangkat menuju Arab Saudi.
Sejumlah 527 kloter dengan 202.643 jemaah dan 2.097 petugas telah berangkat ke Arab Saudi. Dari mereka, 253 kloter dengan 96.505 jemaah dan 1.006 petugas telah tiba di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, sementara 518 kloter dengan 199.446 jemaah dan 2.072 petugas telah sampai di Mekkah. Di samping itu, 16.359 jemaah haji khusus juga telah tiba di Arab Saudi.
Persiapan Menuju Puncak Haji
Ichsan menjelaskan bahwa fase Armuzna merupakan tahapan paling penting dan padat dalam penyelenggaraan haji. Oleh karena itu, jemaah diingatkan untuk mulai menghemat tenaga dan mematuhi seluruh arahan petugas. Pengaturan penempatan jemaah di Arafah dan Mina sangat ditekankan, di mana jemaah diminta untuk tidak memasang atribut, identitas, atau penanda apapun di tenda.
Penegakan aturan ini dilakukan agar penempatan jemaah berlangsung tertib, tidak menimbulkan kebingungan, dan tidak mengganggu skema layanan Armuzna. Kemenhaj siap memberikan teguran dan sanksi sesuai ketentuan bagi KBIHU yang melanggar aturan tersebut.












