Polisi masih menelusuri identitas dan aktivitas sekelompok remaja yang diduga membawa serta memamerkan senjata tajam saat mengendarai sepeda motor di sekitar flyover Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (17/9) malam. Penelusuran dilakukan setelah video yang memperlihatkan aksi tersebut beredar di masyarakat.
Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo mengatakan informasi awal mengenai kelompok itu diterima Polsek Pancoran. Petugas kemudian bergerak ke lokasi untuk mencari keberadaan para remaja yang disebut membawa senjata tajam.
Petugas Telusuri Rute hingga Arah Jakarta Timur
Setelah menerima laporan, piket fungsi Polsek Pancoran mendatangi kawasan flyover Kalibata City. Penelusuran dilakukan dari lokasi tersebut hingga perbatasan jalan yang mengarah ke Jakarta Timur.
Namun, kelompok yang dimaksud tidak lagi ditemukan ketika petugas tiba. Polisi menduga para pengendara sepeda motor itu telah meninggalkan lokasi sebelum dilakukan pemeriksaan.
Petugas selanjutnya menggali informasi dari warga di sekitar flyover. Menurut Joko, keterangan masyarakat membenarkan adanya sekelompok remaja yang mengendarai sepeda motor sambil memamerkan senjata tajam.
“Polsek Pancoran mendapat informasi terkait adanya sekelompok pelajar yang mengendarai sepeda motor dengan membawa senjata tajam di sekitaran flyover Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan,” kata Joko, Minggu.
Keterlibatan dalam Tawuran Belum Ditemukan
Selain mencari identitas kelompok tersebut, polisi memeriksa kemungkinan mereka terlibat dalam benturan atau tawuran. Berdasarkan penelusuran sementara, polisi belum menemukan informasi yang menunjukkan adanya tawuran dalam kejadian itu.
Tujuan para remaja mengacungkan senjata tajam, sebagaimana terlihat dalam video, juga belum diketahui. Polisi masih mengumpulkan keterangan dari masyarakat dan memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi.
“Jadi, saat ini masih kami telusuri. Kami masih mencari informasi dan juga dari CCTV yang ada. Artinya, apa sih yang dilakukan kelompok ini,” ujar Joko.
Polisi juga belum memastikan bahwa seluruh orang yang terlihat dalam video merupakan pelajar. Karena itu, penyelidikan masih diarahkan untuk mengidentifikasi kelompok tersebut sekaligus memastikan siapa saja yang berada dalam rombongan.
Joko mengimbau masyarakat segera melaporkan apabila menemukan kejadian serupa. Laporan dapat disampaikan melalui layanan polisi 110 agar petugas dapat menindaklanjutinya.












