Ibu dan Anak Ditemukan Berpelukan setelah Gempa NTT
Pada hari Minggu, 16 Agustus 2026, sebuah video viral yang memperlihatkan momen mengharukan di mana seorang ibu dan anak ditemukan dalam keadaan berpelukan setelah tertimbun reruntuhan akibat gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Evakuasi Korban Gempa NTT
Kejadian ini merupakan illustrasi tragis dari dampak gempa berkekuatan 7,7 skala Richter yang melanda wilayah NTT pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Dalam video yang tersebar luas, proses evakuasi korban dari puing-puing bangunan terlihat jelas. Salah satu momen yang mencuri perhatian adalah ketika ibu dan anak ditemukan dalam posisi terpeluk. Keduanya dilaporkan meninggal dunia akibat tertimbun reruntuhan.
Unggahan Berbagi Duka Cita
Video tersebut diunggah melalui akun Instagram @officialputrajaya94. Pemilik akun memberikan keterangan bahwa kejadian tersebut terjadi dalam upaya evakuasi warga yang menjadi korban gempa. “Momentum dimana seorang ibu memeluk anaknya yang dilaporkan meninggal dunia dalam proses evakuasi warga terdampak gempa di NTT,” tulis keterangan di Instagram tersebut pada Minggu, 16 Agustus 2026.
Unggahan tersebut juga berisi pesan belasungkawa untuk para korban dan keluarga yang terdampak bencana gempa. “Turut berduka cita atas bencana gempa yang menimpa NTT dan sekitarnya, semoga para korban diberi kekuatan dan ketabahan untuk menghadapi masa-masa sulit ini. Aamiin,” tambah keterangan tersebut.
Guncangan Gempa M 7,7 di Utara Flores
Gempa bumi hebat mengguncang wilayah utara Pulau Flores, NTT, pada pagi Sabtu. Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi sekitar pukul 04.58 WIB atau 05.58 WITA dengan magnitudo 7,7. Menurut BMKG, gempa ini disebabkan oleh aktivitas sesar naik atau thrust fault.
Guncangan kuat dirasakan di sejumlah wilayah di Flores, termasuk Labuan Bajo dan Ruteng. Efek gempa juga terlihat pada bangunan-bangunan, seperti kerusakan bandara di Ruteng. Getaran gempa turut dirasakan hingga daerah Bima di Nusa Tenggara Barat dan Kepulauan Selayar di Sulawesi Selatan.
Korban Meninggal Mencapai 47 Orang
Berdasarkan data sementara yang dirilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Sabtu, 15 Agustus 2026, jumlah korban meninggal akibat gempa NTT telah mencapai 47 orang.












