Berita  

Guru di Kupang Ditusuk Siswa saat Tidur: Kontroversi di Sekolah

Siswa di Kupang Tikam Gurunya Saat Tidur karena Sakit Hati

Pada hari Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 04.20 WIB, polisi mengungkap alasan di balik tindakan siswa berinisial A (16 tahun) yang menikam gurunya, Soleman Malo atau Eman (27 tahun), di asrama SMK Pelayaran di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sakit Hati karena Disebut Kampungan

Menurut keterangan dari Kapolsek Kota Lama AKP Zainal Arifin Abdurahman, A melakukan aksi tersebut karena sering disebut kampungan oleh Eman. Ucapan guru tersebut juga menyinggung orang tua dan kampung halaman A di Alor, yang akhirnya membuatnya sakit hati.

A yang memendam amarah akibat ucapan tersebut, akhirnya menyerang Eman ketika korban sedang tidur di asrama sekolah. Dengan menutupi wajahnya menggunakan kaus olahraga, A mendatangi kamar korban dan menyerang guru Bahasa Inggris tersebut dengan pisau.

Kronologi Kejadian

Saat itu, A mengetuk pintu kamar Eman sambil memanggil beberapa kali sebelum akhirnya mendobrak pintu dan menyerang guru tersebut. Akibat serangan tersebut, Eman mengalami luka-luka serius di bagian kepala yang memerlukan puluhan jahitan untuk mendapat perawatan.

A sendiri baru dua tahun menetap di Kota Kupang setelah menyelesaikan pendidikan SMP di Kabupaten Alor. Saat bersekolah di SMK Pelayaran Lasiana, A tidak tinggal di asrama bersama teman-temannya, melainkan memilih tinggal di sebuah rumah kos di Kelurahan Lasiana.

Polisi masih terus mendalami kasus penikaman ini dan telah meminta keterangan dari berbagai pihak terkait. Meskipun A sudah mengakui perbuatannya, senjata yang digunakan dalam kejadian tersebut masih belum ditemukan karena pelaku sempat melarikan diri dan membuang pisau di tempat kejadian.

Source link