Kementerian Kesehatan Perketat Pemeriksaan Kesehatan Jiwa Peserta Program PIDI
Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan mengintensifkan pemeriksaan kesehatan jiwa bagi peserta Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) untuk mencegah kejadian tragis yang baru-baru ini terjadi.
Pemeriksaan Kesehatan Jiwa Penting dalam Program Internship
Langkah ini diambil setelah seorang dokter internship, Siti Zahra Maghfira, ditemukan meninggal diduga akibat jatuh dari lantai 18 Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menegaskan pentingnya evaluasi terhadap mekanisme screening kesehatan jiwa peserta program internship tersebut untuk mencegah tragedi serupa di masa depan.
Budi menyampaikan bahwa dugaan terkait penyebab kematian dr. Siti Zahra Maghfira tidak terkait dengan beban kerja selama menjalani program internship. Masalahnya lebih pada kondisi kejiwaan dari dokter tersebut.
Pemeriksaan Kondisi Psikologis Peserta Menjadi Fokus
Dalam upaya pencegahan, pemeriksaan kondisi psikologis peserta internship akan diperketat untuk mendeteksi potensi masalah kesehatan jiwa lebih dini. Budi meminta aturan yang telah ada untuk diperjelas agar pemeriksaan jiwa menjadi bagian penting dari proses seleksi peserta program PIDI.
Polisi masih terus mengusut penyebab kematian dr. Siti Zahra Maghfira di Apartemen Kalibata City. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban tinggal bersama ibunya dan diduga melakukan tindakan bunuh diri dengan cara melompat dari lantai 18 apartemen tersebut.












