KAI Commuter telah mengambil langkah-langkah tindakan setelah menerima laporan insiden pelecehan seksual di dalam Commuter Line pada Minggu, 22 Februari. Dengan memanfaatkan sistem CCTV Analytic, pihak KAI Commuter melakukan penelusuran untuk menemukan terduga pelaku sesuai dengan ciri-ciri yang disampaikan korban. Setelah teridentifikasi, pelaku dimasukkan ke dalam daftar cekal (blacklist) untuk mencegah kehadirannya di area stasiun dan kereta. Petugas KAI Commuter bahkan berhasil mengamankan pelaku setelah mendapat notifikasi saat pelaku kembali menggunakan Commuter Line. Korban juga diberikan pendampingan baik secara hukum maupun psikologis untuk memberikan dukungan dan kekuatan. KAI Commuter menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima dan keamanan kepada pengguna serta mendukung korban. Mengimbau seluruh pengguna Commuter Line untuk peduli pada situasi sekitar dan melaporkan segala bentuk pelecehan seksual kepada pihak berwenang melalui call center atau media sosial resmi KAI Commuter. Sebuah video di media sosial TikTok juga menjadi sorotan dimana korban menjelaskan kronologi insiden pelecehan seksual yang dialaminya.
Ini Dia Langkah Tindak Lanjut KAI Terhadap Kasus Pelecehan Seksual di Commuter Line
Read Also
Recommendation for You

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya memberikan teguran kepada pengemudi mobil yang melakukan atraksi…

Personel gabungan telah berhasil mengamankan belasan wanita malam dan puluhan botol minuman keras (miras) dalam…

Polsek Mampang Prapatan menegaskan bahwa kasus yang terkait dengan Restoran Bibi Kelinci di Kemang, Jakarta…

Polisi sedang menyelidiki penemuan bayi perempuan berusia dua hari, Ameera Ramadhani, yang ditemukan di gerobak…








