Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyayangkan ketidakhadiran Nur Alam dalam agenda mediasi polemik kepemilikan dan status badan hukum Yayasan Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) yang telah dijadwalkan dan difasilitasi oleh Pemprov Sultra. Mediasi ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk mengatasi konflik secara dialogis, konstruktif, dan bermartabat. Namun, ketidakhadiran Nur Alam dinilai sebagai sikap yang tidak kooperatif terhadap niat baik pemerintah daerah dalam memfasilitasi penyelesaian polemik yayasan yang berlarut-larut. Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Asrun Lio, menegaskan bahwa kehadiran langsung para pihak yang bersengketa sangat penting dalam proses mediasi yang difasilitasi oleh pemerintah daerah untuk menemukan solusi terbaik atas polemik Yayasan Unsultra. Meskipun terdapat surat tanggapan dari pihak Nur Alam, hal tersebut tidak dapat dianggap memenuhi ketentuan undangan mediasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah. Pemprov Sultra tetap berkomitmen untuk mendorong penyelesaian polemik Yayasan Unsultra secara konstruktif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pemprov Sultra Sesalkan Absennya Nur Alam dalam Mediasi Kepemilikan Unsultra
Read Also
Recommendation for You

Di Maluku, konsep ‘Orang Basudara’ merupakan nilai filosofi yang tidak hanya mengungkapkan persaudaraan, tetapi juga…

Pada Kamis malam, terjadi insiden penembakan di kompleks perumahan universitas di negara bagian South Carolina,…

Pada Selasa, 10 Februari 2026 malam, di kawasan Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Jaksel), polisi…

Jaksa Agung ST Burhanuddin memberikan peringatan kepada oknum jaksa nakal agar tidak mengklaim aset sitaan…

Fenomena sinkhole di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, semakin menarik…







