Polsek Cilandak, sebuah distrik polisi di Jakarta Selatan, sedang melakukan penyelidikan terhadap anggotanya yang diduga melakukan rekayasa terhadap berita acara pemeriksaan (BAP) dalam kasus penganiayaan yang diubah menjadi kasus narkoba. Kejadian ini viral di media sosial setelah seorang warga yang diduga pelapor mengunggah video di akun Instagram @saukansamallo yang menunjukkan warga tersebut menegur dua polisi yang sedang berjaga. Dari klarifikasi yang dilakukan, terungkap bahwa laporan yang akan ditandatangani tidak sesuai dengan kronologi penganiayaan karena lampiran berisi timbangan narkoba yang tidak relevan dengan kasus tersebut.
Kasi Humas Polsek Cilandak, Bripka Nuryono, menyatakan bahwa pihaknya sedang melakukan penyelidikan terhadap anggotanya melalui Propram untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Pihak Polsek Cilandak juga menyampaikan permintaan maaf kepada korban yang merasa dirugikan atas insiden ini. Dengan tegas, Nuryono menyatakan bahwa anggotanya telah diperiksa oleh Propram dan meminta maaf atas kejadian tersebut.
Di sisi lain, polisi juga memastikan bahwa tidak ada korban ricuh usai pertandingan antara Persija vs Persita di Stadion Indomilk Arena di Tangerang. Meskipun ada video viral yang menunjukkan aksi kericuhan antara supporter di luar stadion, namun polisi memastikan bahwa tidak ada kejadian ricuh setelah pertandingan tersebut.












