Berita  

Aksi BMW Putih Berpelat Dinas Kemhan: Penjelasan Kemenhan

Sebuah mobil mewah BMW putih mendadak menjadi perbincangan di media sosial setelah terlihat menggunakan pelat nomor dinas Kementerian Pertahanan (Kemhan) saat melaju di jalanan. Video yang diunggah oleh akun Instagram @feedgramindo menunjukkan mobil tersebut dengan penumpang di kursi depan kiri yang merokok. Namun, Kementerian Pertahanan membantah penggunaan pelat dinas tersebut, menyatakan bahwa pelat nomor tersebut palsu dan tidak sah. Menurut Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, mobil BMW putih dengan pelat dinas Kemhan tidak pernah mendapat izin penggunaan resmi.

Kendaraan dinas Kemhan memiliki aturan khusus, di mana semua kendaraan dinas berwarna hitam, sedangkan sedan BMW tidak termasuk dalam inventaris kendaraan dinas Kemhan. Selain itu, nomor pelat dinas yang digunakan juga telah tidak berlaku lagi setelah izin penggunaannya berakhir. Kasus serupa sebelumnya juga terjadi pada mobil Toyota Fortuner di awal 2025, yang menggunakan nomor pelat dinas yang sama dan viral di media sosial.

Kementerian Pertahanan saat ini sedang berkoordinasi dengan kepolisian dan Polisi Militer TNI untuk menyelidiki dan menindak pelaku pemalsuan tersebut. Mereka juga mengimbau masyarakat untuk menunggu klarifikasi resmi sebelum menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi. Di sisi lain, insentif kendaraan ramah lingkungan juga menjadi sorotan, dengan hasil penelitian Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Universitas Indonesia (LPEM UI) yang menyatakan bahwa kebijakan insentif kendaraan hybrid dianggap lebih efektif dalam meningkatkan penerimaan pajak negara.

Source link