Polisi Metro Jaya masih melakukan analisis terkait rekaman CCTV terkait kasus teror yang menimpa seorang pemengaruh yang dikenal sebagai DJ Donny. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, mengatakan bahwa proses analisis masih berlangsung. Mereka sedang melakukan penyelidikan untuk mengumpulkan fakta-fakta hukum yang ditemukan oleh tim penyelidik. Hal ini diharapkan dapat membantu dalam merekonstruksi pasal dan menemukan siapa yang bertanggung jawab atas kasus tersebut.
Iman menjelaskan bahwa pihaknya telah memeriksa lima saksi yang mengetahui, mendengar, melihat, dan mengalami kejadian tersebut. Dalam penanganan kasus ini, Polda Metro Jaya akan menegakkan hukum atas semua laporan masyarakat yang masuk terkait dengan kasus teror yang dialami DJ Donny.
DJ Donny sebelumnya melaporkan bahwa rumahnya telah menjadi sasaran teror oleh orang tak dikenal. Kejadian tersebut terjadi dua kali, pertama pada tanggal 29 Desember dan kedua pada tanggal 31 Desember. DJ Donny merasa terancam karena tindakan yang dilakukan tidak hanya merugikan dirinya, tetapi juga mengancam keamanan keluarga dan tetangga sekitar. Oleh karena itu, DJ Donny memutuskan untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polda Metro Jaya.












