Malaysia mengecam tindakan Amerika Serikat terhadap Venezuela serta menolak campur tangan asing dalam urusan dalam negeri negara lain. Kementerian Luar Negeri Malaysia menyatakan penentangan terhadap campur tangan asing dan penggunaan kekuatan, sejalan dengan prinsip yang dijelaskan dalam Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan hukum internasional. Malaysia juga menekankan pentingnya penyelesaian sengketa melalui dialog dan diplomasi, serta menjaga keselamatan warga negara Malaysia di luar negeri. Pasca ledakan dan ketegangan di Venezuela, Malaysia tetap fokus pada kesejahteraan warganya, dengan Kedutaan Besar Malaysia di Caracas terus memantau kondisi di lapangan dan siap memberikan bantuan konsuler jika diperlukan. Selain itu, Wapres Venezuela memastikan bahwa Presiden Maduro tetap menjadi pemimpin negara, menuntut agar Maduro dan istrinya kembali ke Caracas. Situasi Venezuela kembali memanas dengan ledakan dan gangguan listrik di Caracas, menunjukkan eskalasi ketegangan dengan AS. Keadaan ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat internasional terkait stabilitas dan kedaulatan Venezuela.
Malaysia Kutuk Tindakan Trump Tangkap Presiden Venezuela
Read Also
Recommendation for You

Identifikasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Makassar telah selesai dilakukan oleh Tim Disaster Victim…

Pada Sabtu, 24 Januari 2026, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali melakukan mutasi jabatan terhadap…

Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa tugas seorang pemimpin adalah bekerja keras agar orang-orang miskin…









