Berita  

Ketum PBNU Gus Yahya Mundur Setelah Tiga Hari!

Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya untuk mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum (Ketum) PBNU. Desakan itu diputuskan dalam Rapat Harian Syuriyah PBNU pada Kamis, 20 November 2025. Risalah rapat tersebut menuntut agar Gus Yahya melepaskan jabatannya sebagai Ketum PBNU dalam waktu tiga hari, dengan ancaman pemecatan jika tidak memenuhi permintaan tersebut. Alasan di balik desakan tersebut antara lain terkait dengan kehadiran narasumber yang terkait dengan jaringan Zionisme Internasional dalam Akademi Kepemimpinan Nasional Nahdlatul Ulama (AKN NU), pelanggaran dalam tata kelola keuangan PBNU, dan hubungan AKN NU dengan praktik genosida Israel. Keseluruhan kesimpulan ini menunjukkan bahwa keberadaan Gus Yahya sebagai Ketum PBNU diragukan kembali.

Source link