Polisi Usut Kasus Edit Bukti Transfer Perempuan di PIM 2

Jakarta — Kepolisian Jakarta Selatan bergerak menelusuri dugaan pemalsuan bukti transfer yang dilakukan seorang perempuan saat berbelanja di Pondok Indah Mall (PIM) 2, Pondok Pinang, Kebayoran Lama. Kasus ini mencuat setelah rekaman kejadian beredar dan memantik perhatian publik karena diduga ada upaya mengelabui penjaga toko dengan tampilan transfer yang sudah diedit.

Polisi periksa CCTV dan saksi

Kasubdit Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Nurma Dewi, mengatakan pihaknya sudah menelusuri rangkaian peristiwa tersebut dengan memeriksa rekaman CCTV dan meminta keterangan dari sejumlah saksi. Langkah itu dilakukan untuk memastikan kronologi kejadian sekaligus menguatkan identitas terduga pelaku.

Menurut Nurma, rekaman pengawas telah diamankan sebagai bahan pembanding untuk memverifikasi transaksi yang terjadi di toko. Polisi juga masih menelusuri siapa perempuan yang terekam diduga mengedit bukti transfer sebelum memperlihatkannya kepada penjaga toko.

Diduga gunakan bukti pembayaran palsu

Berdasarkan informasi yang beredar, perempuan itu tampak memainkan telepon seluler setelah melakukan edit terhadap bukti pembayaran. Setelah memperlihatkan bukti transfer tersebut, ia diduga langsung membawa pergi barang belanjaannya dari toko.

Kejadian itu disebut berlangsung saat penjaga toko sedang sendirian melayani pembeli. Saat insiden terjadi, ada empat konsumen lain, termasuk pelaku yang melakukan transaksi di atas Rp2 juta.

Kasus masih ditelusuri

Polres Metro Jakarta Selatan menegaskan penyelidikan masih berjalan untuk mengungkap siapa pelaku sebenarnya dan memastikan detail transaksi yang terjadi di lokasi. Polisi berharap identitas perempuan dalam video itu segera terungkap agar perkara tersebut bisa diproses lebih lanjut.

Hingga kini, aparat masih memantau perkembangan kasus yang viral itu sambil mengumpulkan keterangan tambahan dari pihak terkait.

Source link