Berita  

Harpelnas 2026 Surabaya: BPJS Ketenagakerjaan Memberdayakan Pekerja

BPJS Ketenagakerjaan Dorong Penerima Manfaat Menjadi Lebih Produktif

Pada Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026, BPJS Ketenagakerjaan menyampaikan pesan penting mengenai perlindungan pekerja. Lebih dari sekadar memberikan manfaat jaminan sosial, BPJS Ketenagakerjaan mendorong penerima manfaat untuk tidak hanya menghabiskan manfaat tersebut dalam waktu singkat, melainkan juga memanfaatkannya sebagai sarana untuk meningkatkan produktivitas dan kemandirian ekonomi keluarga. Semangat ini dihadirkan dalam acara peringatan Harpelnas 2026 di Kantor Cabang Surabaya Karimun Jawa, yang dihadiri oleh beberapa pejabat tinggi BPJS Ketenagakerjaan dan Pemerintah Kota Surabaya.

PEKA: Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat

Tema Harpelnas tahun ini, yaitu pelayanan yang proaktif, perlindungan yang dekat, serta pemberdayaan yang berkelanjutan, memperkenalkan inisiatif Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat (PEKA). Konsep ini bertujuan untuk membantu penerima manfaat BPJS Ketenagakerjaan agar tidak hanya menerima manfaat, tetapi juga dapat meningkatkan produktivitas dan mandiri secara ekonomi. Pendekatan ini melibatkan pelatihan dan pendampingan untuk mengembangkan keterampilan dan usaha sehingga penerima manfaat dapat lebih produktif dan berkelanjutan dalam membangun sumber penghidupan.

Komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam Pelayanan dan Perlindungan

Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Dedi Hardianto, menegaskan bahwa melalui PEKA, BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya memberikan manfaat dalam bentuk uang, tetapi juga mendampingi peserta dan ahli warisnya agar dapat kembali mandiri. Komitmen ini merupakan bagian dari tugas utama BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan dan pelayanan yang terbaik. Sebagai bukti nyata, Dedi dan tim BPJS Ketenagakerjaan turut mengunjungi RS Husada Utama sebagai Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) untuk memastikan bahwa peserta mendapatkan layanan yang optimal dan memantau langsung proses perawatan peserta yang tengah dirawat akibat kecelakaan kerja.

Source link