Polisi Tangkap 2 Pria Bawa Obat Tanpa Izin di Tamansari

Dua Pria Ditangkap Bawa Obat Keras Tanpa Izin di Jakarta Barat

Kepolisian telah berhasil menangkap dua pria yang membawa obat keras tanpa izin di kawasan Tamansari, Jakarta Barat. Mereka berinisial DDK dan M ditangkap karena kedapatan membawa obat keras daftar G tanpa izin edar. Penangkapan terjadi di depan Polsubsektor Glodok setelah mobil Daihatsu Xenia yang mereka tumpangi diperiksa oleh petugas pada Rabu dini hari.

Penangkapan Tertutupi Razia Jalanan

Penangkapan kedua pria ini terjadi ketika petugas sedang melakukan razia stasioner guna mengantisipasi aksi kejahatan jalanan di wilayah Tamansari. Saat melintas di Jalan Gajah Mada, mereka melihat mobil yang mencurigakan dan akhirnya memutuskan untuk memeriksanya. Mobil tersebut, yang dikemudikan oleh salah satu pelaku, sempat berbalik arah dan melawan lalu lintas sebelum dihentikan oleh petugas.

Barang Bukti dan Pengakuan Pelaku

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan obat keras jenis Hexymer dan Tramadol yang tidak memiliki izin edar. Selain obat-obatan, petugas juga mengamankan dua unit telepon seluler serta mobil Daihatsu Xenia itu. Pelaku DDK mengaku mendapatkan Tramadol dari seseorang yang saat ini dalam daftar pencarian polisi, sedangkan M membeli Hexymer dan Tramadol dari orang lain yang juga masih diburu.

Meskipun keduanya telah mengonsumsi obat sebelumnya, pengungkapan ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Polisi menerapkan Pasal 435 subsider Pasal 436 ayat (1) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan untuk mengatasi kasus ini dan masih melakukan pengembangan untuk mengungkap pemasok obat-obatan ini.

Imbauan Polisi dan Peringatan bagi Masyarakat

Kapolsek Metro Tamansari, Kompol Bobby M Zulfikar, mengimbau masyarakat, terutama kalangan remaja, untuk tidak sembarangan mengonsumsi obat-obatan tanpa resep dokter. Penggunaan obat-obatan tanpa pengawasan tenaga medis dapat membahayakan kesehatan dan berpotensi menimbulkan masalah hukum. Dia menegaskan bahwa membeli obat dari sumber yang tidak jelas sangat berisiko dan masyarakat harus menggunakan obat sesuai dengan resep dan aturan medis yang berlaku.

Source link