Penyidik Bareskrim Polri Bongkar Rantai Penyedia Whip Pink
Sabtu, 30 Mei 2026 – 07:00 WIB
CD Sebagai Pengguna Whip Pink
Penyidik dari Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri terus mengungkap kasus peredaran gas nitrous oxide (N2O) merek Whip Pink yang sedang hangat diperbincangkan di media sosial. Sebuah pengembangan terbaru melibatkan seorang perempuan berinisial CD (29) yang merupakan asisten pribadi seorang YouTuber terkenal di Jakarta.
Keterlibatan CD dalam Membeli Whip Pink
Kasubdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Komisaris Besar Polisi Zulkarnain Harahap, mengungkapkan bahwa CD telah membeli puluhan tabung Whip Pink untuk dikonsumsi bersama rekan-rekannya. CD telah menjalani pemeriksaan pada Jumat, 22 Mei 2026, di mana dia mengakui telah membeli Whip Pink sebanyak 20 tabung pada akhir 2025 dan awal 2026.
Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa CD membeli gas tersebut dalam ukuran 640 gram dan 950 gram dengan tujuan untuk digunakan bersama teman-teman dan pegawai. Polisi juga mengungkap bahwa proses pembelian Whip Pink oleh CD dilakukan melalui kontak penjual yang ditemukan melalui pencarian di internet.
Cara Penggunaan Whip Pink oleh CD
Polisi juga menelusuri cara penggunaan Whip Pink yang dilakukan oleh CD. Dalam pemeriksaan, CD mengaku menggunakan nozzle atau alat khusus penyalur gas untuk menghirup gas itu. Setelah mengkonsumsi Whip Pink, CD mengaku merasakan efek tertentu yang membuatnya menunduk sambil menutup mata.
Kasus Whip Pink ini semakin memperoleh perhatian setelah beberapa tokoh media sosial terlibat dalam penggunaan gas nitrous oxide ini. Selain CD, sejumlah figur, termasuk selebgram dan YouTuber, telah dipanggil penyidik terkait kasus ini setelah absen dari panggilan sebelumnya.












