Noel Ebenezer Klaim Menyelamatkan Uang Rakyat Lebih Banyak daripada KPK
Pada Senin, 19 Mei 2026, mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel “Noel” Ebenezer Gerungan, mempertahankan dirinya dengan mengklaim bahwa ia telah berhasil menyelamatkan uang rakyat dalam jumlah yang lebih besar daripada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama menjabat. Noel menyatakan bahwa selama 10 bulan menjabat sebagai Wamenaker, dirinya berhasil menyelamatkan uang buruh senilai ratusan miliar.
Noel dan Kebijakan Pemberantasan Pemerasan dalam Pengurusan Sertifikat K3
Salah satu contoh keberhasilannya adalah dalam kebijakannya terkait pemberantasan praktik penahanan ijazah di industri penerbangan dengan tebusan tinggi. Noel mencontohkan bahwa jika ada 10 ribu pramugari yang diminta tebusan sebesar Rp40 juta per ijazah, maka uang yang diselamatkan olehnya mencapai Rp400 miliar.
Tuntutan dan Dakwaan Noel Ebenezer
Meskipun demikian, Noel juga mengakui bahwa dirinya menerima suap sebesar Rp3 miliar selama menjabat, mengira hal tersebut sebagai “bonus” atas bantuannya kepada salah satu pejabat Kemenaker. Noel juga dituntut pidana penjara selama 5 tahun dan denda sejumlah Rp250 juta dengan dakwaan melakukan pemerasan dan gratifikasi.
Jaksa menilai Noel bersalah dalam kasus dugaan pemerasan terhadap para pemohon sertifikasi K3 dan gratifikasi pada periode 2024-2025. Noel diduga melakukan pemerasan senilai Rp6,52 miliar dan menerima gratifikasi bersama 10 orang terdakwa lainnya. Dakwaan ini menyebabkan Noel menyatakan ketidakpuasan dan menuntut KPK untuk bertaubat nasuha.












