Para porter di Stasiun Besar A Pasar Senen, Jakarta Pusat, merasakan lonjakan penghasilan selama momen arus mudik, arus balik, dan libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Salah satu porter bernama Said (55) mengungkapkan bahwa penghasilannya selama libur Lebaran bisa mencapai Rp 500 ribu per hari. Said menjelaskan bahwa selama periode tertentu, khususnya Lebaran, stasiun tersebut beroperasi 24 jam dengan 200 porter yang bekerja dalam sistem shift pagi dan siang. Shift pagi melibatkan 100 porter yang bertugas dari pukul 07.00 hingga 19.00 WIB, sedangkan shift kedua dimulai dari pukul 19.00 hingga keesokan paginya. Di hari biasa, seorang porter biasa mengantongi penghasilan maksimal Rp 200 ribu per hari, namun selama Lebaran, pendapatannya meningkat hingga 50 persen. Tarif porter untuk membantu membawa barang beragam tergantung pada sistem pemesanan, baik melalui aplikasi maupun langsung. Menurut informasi dari petugas porter lainnya, biaya untuk pesanan di luar aplikasi dapat dinegosiasikan langsung dengan porter. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo juga menyampaikan bahwa puncak arus balik mudik telah berlalu, sesuai data dari PT Jasa.
Penghasilan Porter di Pasar Senen Tembus Rp 500 Ribu di Lebaran: Analisis
Read Also
Recommendation for You

Peningkatan keamanan di sekitar Kedutaan Besar Israel di London telah dilakukan oleh polisi Inggris setelah…

Kasus dugaan pelecehan seksual verbal yang melibatkan belasan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI)…










