Berita  

Ancaman Nuklir Korut bagi Amerika Serikat: Kim Jong Un Berbicara

Pada Kamis, 26 Maret 2026, Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, menyatakan bahwa Amerika Serikat melakukan perang terhadap Iran sebagai bukti bahwa keputusan negaranya untuk mempertahankan senjata nuklir adalah yang tepat. Dalam pidatonya di Majelis Rakyat Tertinggi Korea Utara, Kim menuduh Amerika Serikat melakukan aksi terorisme dan agresi yang disponsori negara, tanpa secara langsung menyebut Iran. Kim menjelaskan bahwa keputusan Korea Utara untuk mempertahankan senjata nuklir terbukti benar dalam situasi saat ini, dan menegaskan bahwa status nuklir negaranya tidak dapat diubah.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menjelaskan Iran sebagai ancaman yang dapat menyerang kapan saja, namun juga mengklaim telah menghancurkan kemampuan nuklir Iran dalam perang singkat 12 hari pada tahun sebelumnya. Menurut Kim, konflik Iran semakin memperkuat keyakinan Korea Utara bahwa memiliki senjata nuklir membuat negara lebih mampu menahan atau mencegah serangan militer AS, berbeda dengan negara yang tidak memiliki senjata nuklir.

Penyampaian pidato Kim yang dilakukan saat Trump memberikan tanda untuk melanjutkan pembicaraan dengan Korea Utara menunjukkan bahwa pertemuan yang akan datang akan berfokus pada masalah yang berbeda dari sebelumnya. Kim bersedia berunding dengan Trump hanya jika AS mengakui Korea Utara sebagai negara pemilik senjata nuklir dan menghentikan kebijakan yang dianggap Pyongyang sebagai musuh.

Korea Utara, yang diketahui memiliki puluhan hulu ledak nuklir, telah memamerkan sejumlah uji coba senjata besar-baru-baru ini. Kim juga mulai memperlihatkan putrinya yang masih remaja, Kim Ju Ae, dalam acara militer, menunjukkan bahwa program nuklir di Korea Utara tidak hanya bersifat permanen tetapi juga akan berlanjut ke generasi berikutnya.

Source link