Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian, mengungkapkan bahwa ribuan fasilitas pendidikan yang terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat akan segera mendapatkan perbaikan. Data mengenai tingkat kerusakan sekolah telah diklasifikasikan, mulai dari rusak ringan hingga bangunan yang hilang, dan perbaikan akan dilakukan dengan skala prioritas. Meskipun demikian, pemerintah memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan, dengan sekolah rusak ringan dan sedang tetap digunakan sambil dilakukan perbaikan. Sekolah yang mengalami kerusakan berat akan menggunakan fasilitas darurat seperti tenda belajar sementara. Meskipun proses belajar mengajar di wilayah terdampak bencana hampir seluruhnya telah kembali berjalan, masih terdapat sekitar 3.700 satuan pendidikan yang memerlukan penanganan lebih lanjut. Sekolah umum koordinasikan oleh Kemendikdasmen, sementara pendataan madrasah dan pondok pesantren dilakukan oleh Kementerian Agama.
Satgas PRR Percepat Perbaikan Ribuan Sekolah: Tahapan dan Proses
Read Also
Recommendation for You

Peningkatan keamanan di sekitar Kedutaan Besar Israel di London telah dilakukan oleh polisi Inggris setelah…

Kasus dugaan pelecehan seksual verbal yang melibatkan belasan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI)…










