Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta telah mengumumkan kenaikan status pos pantau Angke Hulu menjadi Bahaya atau Siaga 1 menjelang Minggu dini hari. Hal ini terjadi menyusul hujan deras yang turun di wilayah Jakarta pada Sabtu malam. Menurut informasi yang diambil dari akun media sosial resmi BPBD DKI Jakarta, tinggi muka air pos pantau Angke Hulu pada pukul 01.00 WIB mencapai 300 cm dengan status Siaga 2. Pada pukul 02.00 WIB, tinggi muka air tersebut naik menjadi 340 cm dengan status Bahaya atau Siaga 1. Sejumlah wilayah di Jakarta yang dilalui aliran sungai diimbau untuk waspada terhadap potensi banjir.
BPBD Jakarta juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyebarkan informasi ini melalui berbagai kanal, termasuk media sosial dan sistem peringatan dini bencana. Untuk situasi darurat, masyarakat diminta untuk menghubungi call center Jakarta Siaga di nomor 112. Selain Angke Hulu, lokasi pintu air lainnya seperti Pasar Ikan, Karet, serta Pos Sunter Hulu juga telah dinyatakan dalam status Siaga. Di lain sisi, Manggarai Banjir Kanal Barat (BKB) berstatus Waspada.
Dalam upaya mengurangi risiko bencana, BPBD DKI Jakarta terus memberikan informasi terkini kepada masyarakat dan meminta agar selalu waspada terhadap kondisi cuaca dan kondisi banjir di sekitar wilayahnya. Semua langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi agar dampak bencana dapat diminimalkan dan keselamatan masyarakat tetap terjaga.












