Presiden Prabowo Subianto mengatakan keputusannya untuk Indonesia bergabung dalam negara anggota Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) melalui proses panjang dan diskusi dengan pimpinan negara di kawasan Teluk. Pernyataan ini disampaikan dalam acara silaturahmi dan buka puasa bersama ulama, pimpinan organisasi masyarakat, dan pimpinan pondok pesantren di Istana Kepresidenan Jakarta. Prabowo menjelaskan detail keanggotaan Indonesia di BoP, terutama dalam konteks eskalasi konflik di Iran melibatkan Amerika Serikat dan Israel. Strategi yang digunakan disebut sebagai “strategy from within” dalam upaya menciptakan perdamaian dan mengakui kemerdekaan Palestina dari dalam forum BoP. Meskipun demikian, keputusan tersebut tetap sesuai dengan koridor konstitusi dan Undang-Undang Dasar 1945 yang menekankan kemerdekaan Palestina. Pemerintah Indonesia juga bertekad mewujudkan perdamaian melalui Solusi Dua Negara antara Palestina dan Israel sesuai dengan poin-poin perjanjian BoP. MUI menyebut Prabowo janji akan keluar dari BoP jika tidak mampu membawa perdamaian atau memperjuangkan Palestina.
Prabowo’s Reasons for Joining Trump’s Board of Peace: A Fight from Within
Read Also
Recommendation for You

Peningkatan keamanan di sekitar Kedutaan Besar Israel di London telah dilakukan oleh polisi Inggris setelah…

Kasus dugaan pelecehan seksual verbal yang melibatkan belasan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI)…










