Prajurit TNI Angkatan Laut, Serda Ade Ardiyan Rahmadana, meninggal dunia saat menjalani orientasi di KRI Kujang-642, Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmada I. Dilaporkan bahwa korban diduga meninggal akibat tindakan kekerasan fisik dari sejumlah oknum seniornya. Pemakaman Serda Ade dilakukan secara militer di Padang Pariaman, Sumatera Barat, yang diselimuti suasana duka bagi keluarga dan rekan-rekannya. Hasil visum mengungkapkan adanya tanda-tanda kekerasan yang dilakukan oleh dua oknum senior terhadap korban. Keluarga korban meminta agar kasus ini diusut tuntas dan keadilan diberikan. Di sisi lain, posisi juru meriam 30 mm di KRI Kujang-642 yang sebelumnya diemban oleh Serda Ade kini menjadi pengingat atas tragedi yang terjadi.
Prajurit TNI AL Meninggal Setelah Dicambuk Senior
Read Also
Recommendation for You

Transjakarta Hentikan Sementara Lift dan Eskalator Halte di Jakarta Pada Minggu, 6 September 2026, PT…

Pasutri dan Balitanya Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Kembangan Jakarta, VIVA – Sebuah kecelakaan beruntun…

Polres Cimahi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas saat Penutupan Jalan Kolonel Masturi Hari Sabtu, 5 September…

Kemenkes Ungkap 7,2 Persen Dokter Punya Masalah Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan Temukan 7,2% Dokter Miliki…








