Mesin rotari Wankel merupakan inovasi legendaris dengan rotor segitiga tunggal di dalamnya, terkenal karena kekuatan dan kesinambungan mesin tersebut. Namun, Changan, sebuah perusahaan asal Cina telah menciptakan mesin rotari baru yang dinamakan R05E, merupakan mesin rotari bertenaga tinggi pertama yang dikembangkan di wilayah tersebut. Meskipun awalnya proyek ini diumumkan pada April dan prototipe pertama debut pada Desember, produksi mesin ini direncanakan akan dimulai pada tahun 2027.
Sayangnya, mesin rotari baru ini tidak ditujukan untuk mobil jalan raya. Changan berencana untuk menggunakan mesin baru ini dalam “ekonomi ketinggian rendah” seperti drone, eVTOL, dan bahkan mobil terbang yang beroperasi di bawah 1.000 meter (sekitar 3.300 kaki). Diperkirakan bahwa ekonomi ketinggian rendah akan bernilai triliunan yuan pada tahun 2035, sehingga mesin rotari dipilih karena kehalusan, ukuran kecil, ketenangan, dan rasio power-to-weight yang unggul.
Mesin R05E memiliki tenaga 71 tenaga kuda dan dapat berputar hingga 6.500 rpm dengan casing aluminium cor dan lapisan anti-gesekan komposit nanodiamond yang membantu mengurangi kehilangan energi. Mesin ini dikembangkan dalam kemitraan strategis dengan Mazda di Cina, namun Mazda tidak terlibat dalam pengembangan mesin rotari ini. Mesin rotari ini memunculkan pertanyaan apakah akan digunakan dalam mobil produksi di masa depan. Meskipun belum jelas, teknologi canggih yang dimiliki oleh mesin rotari ini diharapkan dapat diaplikasikan pada produk-produk Mazda di masa mendatang.












