Berita  

Evakuasi Warga Pasca Erupsi Semeru: TNI Bergerak Cepat

Prajurit TNI Tim Aju Setiap Saat Siap Bergerak (S3B) Divisi Infanteri (Divif) 2/Kostrad bekerja sama dengan Koramil 0821-14/Pronojiwo merespons dengan cepat pasca erupsi Gunung Semeru. Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P), Agung Saptoadi, menyebutkan bahwa tim telah melakukan asesmen menyeluruh terhadap tingkat risiko dan aktivitas yang aman atau berbahaya bagi warga di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Personel Divif 2 Kostrad dan Babinsa Koramil 0821-14/Pronojiwo telah bergerak sejak pagi hingga malam menembus kondisi alam yang tidak menentu untuk menjangkau area-area yang memerlukan penanganan cepat.

Setelah melakukan peninjauan, dilaporkan bahwa tiga warga mengalami luka bakar akibat awan panas dan sedang menjalani perawatan intensif di RSUD Lumajang dan Pasuruan. Sebanyak 477 jiwa masih berada di dua titik pengungsian di Kecamatan Pronojiwo, sementara kegiatan masyarakat di wilayah Candipuro telah kembali normal. Terdapat kerusakan materiil yang signifikan, seperti 22 rumah warga, satu bangunan sekolah, dan satu gardu PLN. Meskipun kondisi masyarakat tergolong kondusif, ancaman banjir lahar dingin masih tinggi akibat intensitas hujan yang terus meningkat.

Untuk memperkuat respons di lapangan, Prajurit Divif 2 Kostrad mendirikan tenda peleton, dapur lapangan, dan memperkuat penyekatan di zona terdampak. Evakuasi barang berharga dan warga dilakukan secara terkoordinasi dengan dukungan penuh dari personel Koramil 0821-14/Pronojiwo. Pemerintah pusat turut membantu dalam operasi kemanusiaan pasca erupsi Semeru untuk memastikan penanganan berjalan lancar. Satuan TNI terus memperkuat sinergi dan kesiapan operasi kemanusiaan sebagai komitmen dalam membantu melindungi rakyat dari ancaman bencana alam.

Source link