Jeep dan Dodge EV Akan Menikmati Supercharger Tesla Mulai 2026

Para pemilik Tesla dan kendaraan listrik lain yang dapat mengisi daya di stasiun Supercharger sekarang telah mendapat kabar baik. Dodge dan Jeep di bawah perusahaan induk Stellantis akan segera mendapatkan akses ke Supercharger Tesla mulai awal tahun 2026 di Amerika Utara, disusul oleh Jepang dan Korea Selatan pada tahun 2027. Kolaborasi ini menggarisbawahi strategi Stellantis untuk memberikan kebebasan memilih kepada pelanggan dengan mendukung kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Stellantis telah mengumumkan rencananya untuk beralih ke steker NACS Tesla pada tahun 2024, yang dimulai pada tahun 2025. Selain memungkinkan para pemilik kendaraan Dodge dan Jeep EV untuk mengakses lebih dari 20.000 stasiun Supercharger Tesla di Amerika Utara, hal ini juga berpotensi memberikan manfaat bagi pengemudi yang telah menunggu dengan sabar. Ketersediaan Supercharger akan dimulai dengan beberapa model, termasuk Jeep Wagoneer S dan Dodge Charger Daytona EV, dengan model masa depan seperti Jeep Recon 2026 juga akan segera diumumkan.

Trend penggunaan colokan Tesla sebagai standar pengisian daya untuk kendaraan listrik di Amerika semakin meningkat, dengan produsen mobil lain seperti Toyota, General Motors, Hyundai, Kia, Lucid, dan Rivian juga mengadopsi steker NACS Tesla dalam desain mobil listrik mereka. Adaptor NACS mungkin akan diberikan kepada pelanggan terlebih dahulu sebelum kendaraan dilengkapi dengan steker Tesla, namun sebagian besar produsen telah melakukan transisi ke colokan Tesla dalam beberapa tahun terakhir.

Dengan akses yang semakin luas ke infrastruktur pengisian daya dan kerjasama antara Stellantis dan Tesla, para pemilik kendaraan listrik Dodge dan Jeep dapat menikmati keuntungan dalam penggunaan Supercharger Tesla di masa depan. Ini juga menunjukkan langkah Stellantis dalam mengikuti tren EV yang semakin mendominasi pasar mobil global.

Source link