Polisi mengungkap fakta baru terkait insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Siswa yang diduga sebagai pelaku membawa dua tas yang diduga berisi bahan peledak. Berdasarkan analisis rekaman CCTV, pelaku terlihat membawa tas sekolah dan satu tas jinjing saat tiba di lokasi kejadian. Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menemukan tujuh bahan peledak yang dibawa pelaku, empat di antaranya meledak di dua lokasi berbeda. Pihak kepolisian tengah mendalami peledak yang dimiliki pelaku, termasuk mencari kemungkinan pihak yang mengajari pembuatan bom. Kejadian ledakan ini terjadi saat pelaksanaan shalat Jumat di SMAN 72 Jakarta, menyebabkan puluhan siswa harus dilarikan ke rumah sakit. Direktur Utama Rumah Sakit Islam Cempaka Putih menyampaikan bahwa sebagian besar korban mengalami gangguan pendengaran akibat tekanan ledakan yang kuat. Meskipun kondisi fisik para korban mulai membaik, pemulihan mental dianggap sebagai tantangan terbesar pasca kejadian.
Misteri Peledakan SMAN 72 Jakarta: 7 Peledak di 2 Tas
Read Also
Recommendation for You

Pada Sabtu, 13 Desember 2025, Polri mengungkap bahwa pengendara sepeda motor yang dihentikan oleh dua…

Pada Jumat, 12 Desember 2025, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, mengungkapkan harapannya…

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nadiem Makarim, yang merupakan tersangka kasus dugaan…

Presiden Rusia, Vladimir Putin, dengan senang hati menerima undangan dari Presiden RI Prabowo Subianto untuk…








