Menteri Sosial Republik Indonesia, Syaifullah Yusuf, menyatakan bahwa Presiden kedua Republik Indonesia, HM Soeharto, Presiden keempat Republik Indonesia, H Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dan tokoh buruh Marsinah layak untuk menerima gelar Pahlawan Nasional. Menurutnya, gelar tersebut juga layak diberikan kepada pejuang lain dari berbagai provinsi di Indonesia. Proses penentuan penerima gelar Pahlawan Nasional telah dilalui secara berjenjang dan nantinya akan diumumkan oleh Presiden RI. Syaifullah juga mengajak masyarakat untuk mengingat kebaikan para pendahulu dan belajar dari kesalahan di masa lalu. Meskipun terdapat penolakan terhadap pemberian gelar kepada Soeharto, hal tersebut dianggap sebagai bagian dari dinamika proses penentuan pahlawan nasional. Bahlil, seorang pejabat, juga menyatakan bahwa Soeharto layak diberi gelar Pahlawan Nasional karena jasanya dalam memimpin bangsa selama 32 tahun dan mencegah lahirnya ideologi merusak.
Soeharto, Gus Dur, dan Marsinah: Pahlawan Nasional yang Layak Diakui
Read Also
Recommendation for You

Pada Sabtu, 13 Desember 2025, Polri mengungkap bahwa pengendara sepeda motor yang dihentikan oleh dua…

Pada Jumat, 12 Desember 2025, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, mengungkapkan harapannya…

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nadiem Makarim, yang merupakan tersangka kasus dugaan…

Presiden Rusia, Vladimir Putin, dengan senang hati menerima undangan dari Presiden RI Prabowo Subianto untuk…








