Polisi masih terus mencari saksi dan rekaman CCTV terkait kasus pembegalan yang menimpa warga Suku Baduy Dalam bernama Repan (16) di Jalan Pramuka Raya, Kelurahan Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Kapolsek Cempaka Putih, Kompol Pengky Sukmawan menyatakan bahwa proses pencarian saksi dan rekaman CCTV masih berlangsung karena kejadian terjadi pada dini hari. Saat ini, belum ada saksi yang memberikan keterangan dan belum ditemukan rekaman CCTV yang dapat membantu penyelidikan.
Polisi terus berusaha mencari CCTV pendukung di sekitar lokasi kejadian untuk mengidentifikasi pelaku dan proses kejadian tersebut. Repan dibegal oleh empat pria tak dikenal ketika sedang berjalan kaki dan berjualan madu di pinggir kali di Jalan Pramuka Raya. Saat kejadian, empat orang pria tersebut menggunakan dua sepeda motor warna hitam dan merampas dua tas yang dibawa Repan dengan ancaman senjata tajam. Akibat begal ini, Repan mengalami luka dan mengalami kerugian materi hingga Rp4,5 juta.
Upaya terus dilakukan oleh pihak berwenang untuk menyelesaikan kasus ini dan menemukan titik terang. Kasus ini merupakan peristiwa serius yang harus mendapatkan perhatian serius dari semua pihak. Semoga pelaku segera tertangkap dan dapat diproses sesuai hukum.












