Polsek Cakung menginterogasi dua saksi dari petugas keamanan terkait kasus komplotan begal bersenjata tajam di Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP), Cakung, Jakarta Timur. Kapolsek Cakung, Kompol Widodo, menyatakan bahwa kedua saksi yang diperiksa adalah sekuriti yang berada di dekat tempat kejadian saat kejadian terjadi. Mereka dimintai keterangan untuk memberikan informasi tentang kronologi kejadian dan arah pelaku begal melarikan diri.
Proses penyelidikan kasus begal ini bertujuan untuk mempercepat penangkapan pelaku. Diketahui bahwa polisi telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Korban dari kasus ini, seorang pedagang sayur berinisial SK, mengalami luka di bagian punggung akibat serangan pelaku, namun tidak memerlukan perawatan di rumah sakit. Korban juga dimintai keterangan dan diarahkan untuk membuat laporan resmi di kepolisian.
Petugas keamanan gedung, Sutirmo, menjelaskan bahwa begal terjadi pada pukul 06:00 WIB dan pelaku kabur setelah mengetahui adanya petugas keamanan. Tiga pelaku diduga membawa senjata tajam dalam aksinya. Polisi terus menyelidiki kasus ini dengan harapan dapat mengungkap pelaku begal motor tersebut.
Berita ini disusun oleh Siti Nurhaliza dan diedit oleh Rr. Cornea Khairany. Menyajikan informasi terkini dan terpercaya merupakan komitmen Kantor Berita ANTARA.












