Kepolisian Jakarta Selatan memastikan bahwa situasi keamanan di Pondok Indah Golf telah terkendali dan massa telah membubarkan diri sejak Rabu siang. Menurut Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Polisi Nicolas Ary Lilipaly, tidak ada insiden bentrokan dan situasi di area tersebut sudah kembali kondusif.
Nicolas juga menegaskan bahwa pengerahan Brimob di lokasi tersebut adalah untuk memberikan pelayanan dan pengamanan guna meningkatkan rasa aman masyarakat. Meskipun awalnya ada video viral yang menunjukkan massa dari Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) GRIB Jaya mendatangi Pondok Indah Golf, namun polisi yakin tidak ada bentrokan setelah personel Brimob turun ke lokasi.
Isu yang melibatkan Pondok Indah diduga berkaitan dengan sengketa tanah yang sedang berlangsung. Hal ini merupakan bagian dari kontroversi yang terjadi di wilayah tersebut. Meskipun demikian, polisi telah mengambil langkah-langkah untuk menjaga keamanan dan mengatasi situasi tersebut dengan baik.
Terkait masalah ini, pemilik ruko Marinatama Jakarta Utara juga mengajukan gugatan pembatalan SHP yang menjadi sorotan. Begitu juga dengan kasus pemalsuan akta yang melibatkan Yaman dan butuh waktu 11 tahun sebelum akhirnya sampai di Pengadilan.
Semua pihak berharap agar situasi di Pondok Indah Golf bisa tetap terkendali dan tidak memunculkan konflik lebih lanjut. Kepolisian akan terus melakukan pemantauan dan memberikan pelayanan yang terbaik dalam menjaga keamanan wilayah tersebut.












