Prabowo Welcomed by Brazilian President in Presidential Palace Ceremony

Brasília — Presiden Prabowo Subianto mendapat sambutan kenegaraan saat melakukan kunjungan resmi ke Brasil dan bertemu Presiden Luiz Inácio Lula da Silva di Palácio do Planalto, Brasília. Prosesi penyambutan berlangsung khidmat sejak Prabowo tiba, dengan upacara militer penuh yang dipimpin langsung oleh Lula. Prabowo, yang mengenakan setelan jas biru tua dan peci hitam khas Indonesia, memberi hormat kepada pasukan kehormatan Brasil saat melintas di hadapan mereka.

Upacara kenegaraan di Palácio do Planalto

Dalam rangkaian seremoni itu, bendera Indonesia dikibarkan berdampingan dengan bendera Brasil. Lagu kebangsaan Indonesia Raya turut diperdengarkan, sementara Prabowo berdiri berdampingan dengan Lula dalam suasana yang menunjukkan penghormatan diplomatik antara kedua negara. Setelah upacara penyambutan, keduanya masuk ke dalam istana, saling bertukar salam hangat, lalu berfoto resmi.

Kehadiran sejumlah pejabat senior dari kedua negara menandai bobot penting kunjungan ini. Dari pihak Indonesia, turut mendampingi antara lain Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Perdagangan Budi Santoso, dan Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir. Sementara dari Brasil hadir Menteri Luar Negeri Mauro Vieira, Menteri Pertanian Carlos Henrique Baqueta Fávaro, serta Menteri Lingkungan Hidup Marina Silva.

Pesan simbolik di tengah hubungan yang menguat

Suasana penyambutan juga dibuat lebih meriah dengan penampilan band militer Brasil dan pasukan berkuda yang menambah nuansa seremoni kenegaraan. Dari balkon istana, bendera Indonesia kembali ditampilkan, menjadi penanda simbolik atas penghormatan tuan rumah terhadap tamu negara dari Jakarta.

Kunjungan ini memperlihatkan kedekatan yang kian terbangun antara Indonesia dan Brasil, dua negara yang sama-sama menjadi anggota G20 dan BRICS. Pertemuan Prabowo dan Lula tidak hanya menjadi agenda diplomatik formal, tetapi juga sinyal bahwa kedua pemerintah ingin menjaga hubungan bilateral tetap aktif, terutama dalam kerja sama yang menyangkut kepentingan bersama kedua negara.

Source link