Prabowo Ingatkan Pejabat: Negara Tak Bisa Ditipu

JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras kepada para pejabat negara agar tidak bermain-main dengan kepercayaan rakyat. Dalam pidato peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin, Prabowo menegaskan bahwa negara tidak bisa terus-menerus diperlakukan seolah dapat ditipu oleh elite yang tidak setia pada hukum dan konstitusi.

Peringatan untuk elite pemerintahan

Di hadapan para pejabat pemerintah, Prabowo meminta agar setiap penyelenggara negara melakukan introspeksi. Ia menilai, pengabdian kepada bangsa tidak cukup berhenti pada ucapan atau simbol, melainkan harus tampak dalam perilaku sehari-hari. Menurut dia, Indonesia tidak boleh dipandang remeh, apalagi dijadikan arena untuk kepentingan pribadi.

Prabowo juga menegaskan bahwa mereka yang tidak patuh pada aturan dan mengkhianati amanah akan ditindak. Pesan itu ia sampaikan sebagai bagian dari dorongan agar birokrasi dan institusi negara kembali berpijak pada nilai dasar yang terkandung dalam Pancasila.

Pancasila harus jadi pegangan, bukan slogan

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa Pancasila tidak semestinya berhenti sebagai semboyan yang diucapkan pada upacara resmi. Nilai-nilainya, kata dia, harus dihayati dan dijalankan untuk menghentikan berbagai bentuk penyelewengan yang merugikan negara.

Ia menyebut Indonesia berpeluang menjadi bangsa yang kuat dan disegani jika bersih dari korupsi, manipulasi, dan penipuan. Prabowo menilai kekuatan nasional hanya bisa dibangun bila para pemimpin benar-benar menjaga integritas dan bekerja untuk kepentingan publik, bukan kelompok tertentu.

Seruan agar rakyat ikut mengawasi

Prabowo juga menyoroti persoalan kemiskinan dan kelaparan yang, menurut dia, tidak boleh dibiarkan ada di Indonesia. Ia meminta partisipasi aktif masyarakat untuk ikut memantau dan melaporkan pelanggaran yang terjadi di lapangan. Dalam pandangannya, pengawasan publik menjadi bagian penting untuk memastikan negara berjalan sesuai jalur.

Selain itu, Prabowo mengingatkan masyarakat agar tidak mudah diadu domba oleh pihak asing. Ia menegaskan, perbedaan di dalam negeri tidak boleh dibiarkan berubah menjadi sumber perpecahan, karena justru itulah yang diinginkan pihak-pihak luar yang tidak ingin Indonesia menjadi kuat dan makmur.

Source link