Berita  

Kebakaran TPA Jatiwaringin: Sorotan Media Asing

Kebakaran Besar TPA Jatiwaringin: Sorotan Media Internasional

Pada Rabu, 8 Juli 2026, kebakaran besar yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di pinggiran Jakarta tidak hanya menjadi perhatian di dalam negeri, tetapi juga mendapat sorotan luas dari media internasional. BBC bahkan menjuluki peristiwa tersebut sebagai “gunung sampah yang terbakar” dalam laporannya mengenai kebakaran yang berlangsung lebih dari sepekan.

Deskripsi Kebakaran

Laporan BBC berjudul “A mountain of rubbish in Indonesia has been on fire for more than a week” menggambarkan bagaimana kobaran api telah melalap lebih dari 15 hektare area TPA Jatiwaringin. Kebakaran itu menghasilkan asap pekat yang menyelimuti permukiman warga di sekitar lokasi dan memicu kekhawatiran terhadap dampak lingkungan maupun kesehatan masyarakat. Ratusan warga terpaksa dievakuasi ke lokasi penampungan sementara akibat kualitas udara yang terus memburuk.

Pengalaman Warga

Salah satu warga yang diwawancarai oleh BBC adalah Sarmanah (45), yang mengaku bersama keluarganya harus meninggalkan rumah karena tidak lagi mampu bertahan di tengah kepulan asap. “Asapnya begitu tebal hingga kami tidak bisa melihat siapa pun. Asap itu menusuk hidung, membuat kami batuk, pilek, dan sulit bernapas. Kami terpaksa meninggalkan rumah karena sudah tidak sanggup lagi,” ujarnya.

Sorotan Al Jazeera

Al Jazeera juga ikut menyoroti kebakaran ini melalui akun Instagram resminya. Mereka menampilkan upaya penanganan kebakaran yang dilakukan otoritas Indonesia, termasuk pengerahan helikopter untuk melakukan pengeboman air dari udara serta kerja petugas pemadam kebakaran yang berupaya memadamkan api yang terus membara di bawah timbunan sampah. Al Jazeera juga menyoroti dampak kebakaran terhadap masyarakat sekitar, mulai dari evakuasi warga hingga meningkatnya kekhawatiran terhadap gangguan kesehatan akibat paparan asap.

Berdasarkan data otoritas Indonesia yang dikutip oleh Al Jazeera, sedikitnya 234 warga telah menjalani pemeriksaan kesehatan akibat terdampak asap kebakaran, dengan 72 orang didiagnosis mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Asap pekat yang terus muncul selama proses pemadaman menjadi salah satu penyebab memburuknya kualitas udara di sekitar kawasan TPA Jatiwaringin.

Source link