Berbagai Peristiwa Kriminal Mengguncang Jakarta dan Sekitarnya
Jakarta diterpa berbagai peristiwa kriminal pada Minggu (24/5), mulai dari penangkapan pria lansia yang menusuk mantan istrinya di Jakarta Utara hingga dugaan prostitusi anak yang melibatkan Warga Negara Asing (WNA) di Jakarta Barat.
Polres Jaktim Minta Korban Penipuan WO di Bekasi Ajukan Laporan
Polres Metro Jakarta Timur meminta para korban dugaan penipuan oleh wedding organizer (WO) membuat laporan kepolisian. Calon pengantin yang menjadi korban penipuan tersebut tidak dapat menggelar pesta pernikahan di Bekasi sesuai janji yang diberikan.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, Bayu Kurniawan, mengatakan bahwa korban di video Instagram yang rencananya akan datang ke kantor WO di Cakung diminta untuk membuat laporan.
Polisi Pastikan Dugaan Prostitusi Anak Libatkan WNA di Jakbar Adalah Hoaks
Kepolisian memastikan bahwa dugaan praktik prostitusi anak bawah umur melibatkan WNA dari Jepang di kawasan Lokasari, Tamansari, Jakarta Barat, tidak terbukti setelah dilakukan penyelidikan. Kapolsek Metro Tamansari, Kompol Bobby M. Zulfikar, menjelaskan bahwa setelah serangkaian penyelidikan, dugaan tersebut tidak terbukti.
Polisi Tangkap Lansia yang Menusuk Mantan Istrinya di Jakut
Unit Reskrim Polsek Tanjung Priok berhasil menangkap seorang pria lansia yang melakukan penusukan terhadap mantan istrinya saat resepsi pernikahan anak kandungnya di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Motif dari aksi kriminal tersebut diduga karena dendam.
Untuk memastikan Jakarta tetap aman, Polres Metro Jakarta Pusat melaksanakan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) di sejumlah titik rawan yang berakhir dengan penangkapan 11 orang terkait kepemilikan senjata tajam, obat-obatan terlarang, dan kendaraan tanpa surat resmi.
Polisi akan Melakukan Penjemputan Paksa Terhadap Terduga Pelaku Pelecehan Anak SLB
Polres Metro Jakarta Barat akan melakukan penjemputan paksa terhadap terduga pelaku pelecehan seksual terhadap siswi Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kalideres, Jakarta Barat, setelah terduga pelaku dua kali mangkir dari panggilan penyidik. Proses pemanggilan terhadap terduga pelaku terus dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku.












