Stok Cadangan Beras Tembus 5 Juta Ton, Legislator Puji Kinerja Mentan Amran
Pada Selasa, 28 April 2026 – 17:23 WIB, anggota Komisi IV DPR RI, Rajiv, memberikan apresiasi terhadap capaian stok cadangan beras pemerintah (CBP) Indonesia yang mencapai angka 5 juta ton. Menurut Rajiv, pencapaian ini merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah dan menandakan bahwa Indonesia berhasil mencapai swasembada pangan dengan cepat.
Bukti Kinerja Menteri Amran Sulaiman
Rajiv juga memberikan pujian kepada Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman atas kesungguhan dalam menjalankan tugasnya. “Presiden Prabowo memberikan target swasembada beras dalam empat tahun, tetapi Menteri Amran berhasil mewujudkannya hanya dalam waktu 1,5 tahun. Ini prestasi luar biasa,” ujar Rajiv.
Produksi beras Indonesia mencapai 5,7 juta ton per bulan, menurut catatan Rajiv, sehingga kebutuhan pangan Indonesia tercukupi hingga sembilan bulan ke depan. “Dalam situasi global yang penuh ketidakpastian, kita memiliki cadangan pangan yang berlimpah hingga 324 hari ke depan. Setiap bulan produksi beras mencapai 5,7 juta ton,” tambahnya.
Awas Ancaman El Nino Godzilla
Rajiv juga memberikan peringatan kepada Menteri Amran agar tetap waspada. Ancaman El Nino Godzilla di tahun 2026 bisa mengganggu target kementerian pertanian jika tidak dihadapi dengan serius. “Semua pencapaian akan diuji dengan kondisi yang selalu berubah. Kita harus siap menghadapi El Nino Godzilla yang dapat mengancam produksi pertanian kita,” tegas Rajiv.
Sejauh ini, Kementan telah menunjukkan progresivitasnya melalui sejumlah program strategis seperti swasembada jagung, gula, peningkatan produksi kopi, dan kakao. Program-program prioritas seperti ekstensifikasi sawah, optimalisasi lahan, pemberian benih unggul, dan lainnya juga telah memberikan hasil positif. Namun, tantangan selalu ada, dan Kementan harus tetap siap menghadapinya.












