Andrie Yunus Berangsur Pulih Setelah Perawatan Intensif
Jakarta – Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus (28), mulai pulih setelah mengalami serangan penyiraman air keras. Andrie menjalani perawatan intensif dan beberapa operasi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), yang membuat kondisinya membaik.
Diagnosis dan Proses Pemulihan
Menurut Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, Andrie mengalami luka bakar 20 persen di bagian kanan tubuhnya, serta kerusakan sebesar 40 persen pada kornea mata kanan. Meskipun demikian, progres pemulihannya dikatakan berjalan baik dan kondisinya semakin membaik setelah perawatan intensif yang diberikan.
“Andrie sudah menjalani rangkaian operasi yang dilakukan oleh tim dokter Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan Alhamdulillah Puji Tuhan, kondisinya sekarang sudah membaik,” ujar Dimas.
Dimas juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan selama proses pemulihan Andrie. Solidaritas dan keteguhan masyarakat dalam membantu sesama dianggap sebagai kunci dalam menghadapi berbagai tantangan.
Sidang Perdana Kasus Penganiayaan
Pengadilan Militer II-08 Jakarta telah menjadwalkan sidang perdana kasus dugaan penganiayaan terhadap Andrie Yunus pada Rabu, 29 April. Empat anggota militer aktif, terdiri dari tiga perwira dan satu bintara, dijadwalkan sebagai terdakwa dalam kasus ini setelah proses penyelidikan selesai.
Sidang perdana akan membacakan surat dakwaan terhadap para terdakwa, di mana terdapat barang bukti serta delapan saksi yang akan dihadirkan dalam persidangan. Dalam proses hukum ini, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) juga turut mengawal dan memberikan rekomendasi terkait penanganan kasus ini.
Dengan adanya dukungan publik dan perhatian dari berbagai pihak, diharapkan kasus ini dapat diselesaikan dengan adil dan transparan guna keadilan bagi korban penganiayaan.












