Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan pentingnya memastikan keselamatan setiap warga negara dan menjaga keutuhan ruang demokrasi setelah aktivis KontraS, Andrie Yunus, diserang dengan air keras. Gibran, melalui Staf Khususnya, Tina Talisa, mengekspresikan keprihatinan terhadap kejadian tersebut. Pemerintah juga menunjukkan keprihatinan yang mendalam atas insiden tersebut dan menegaskan bahwa tindakan kekerasan semacam itu tidak sesuai dengan nilai-nilai hukum, kemanusiaan, dan demokrasi. Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan kepada aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini secara profesional dan transparan. Negara juga berkomitmen untuk memberikan perlindungan kepada warga negara dan menjaga ruang demokrasi. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menerima perintah dari Presiden Prabowo untuk menyelidiki kasus tersebut dan membuka posko pengaduan bagi masyarakat. Sebelumnya, Andrie Yunus diserang dengan air keras saat dalam perjalanan setelah melakukan rekaman di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia. YLBHI menganggap tindakan tersebut sebagai dugaan pembunuhan berencana. Aktivis KontraS, Andrie Yunus, yang menjadi korban penyerangan, kini mendapatkan perlindungan darurat dari LPSK setelah mengalami luka bakar di sejumlah bagian tubuh. Dia saat ini dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) di Jakarta.
Gibran Tegaskan Prioritas Keselamatan Warga dalam Respons Kasus Andrie Yunus
Read Also
Recommendation for You

Iran Siap Hadapi Berbagai Kemungkinan Pasca Kesepakatan dengan AS Iran Tetap Siap Menghadapi Berbagai Kemungkinan…

Karyawan Hotel Sultan Berjuang Melawan Rencana Eksekusi Pada Senin, 15 Juni 2026, rencana eksekusi kawasan…










