Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya angkat bicara mengenai keanggotaan Indonesia di Dewan Perdamaian atau Board of Peace. Hal ini menjadi salah satu isu yang dibahas oleh Presiden RI Prabowo Subianto dalam pertemuan dengan mantan Menlu dan Wamenlu di Jakarta. Seskab Teddy menjelaskan bahwa keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace bersifat tidak tetap, dan Indonesia memiliki kewenangan penuh untuk menarik diri kapan pun. Saat ini, Indonesia bergabung dengan tujuh negara besar lainnya dalam Board of Peace, dengan mayoritas penduduk beragama Islam. Teddy juga menyatakan bahwa dana sebesar USD 1 miliar yang terkait dengan keanggotaan tersebut merupakan dana rekonstruksi Gaza dan bukan merupakan kewajiban. Indonesia hingga saat ini belum membayar iuran tersebut. Keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace diharapkan dapat membantu upaya mengurangi peperangan di Palestina. Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono juga menyatakan bahwa dalam pertemuan Prabowo dengan mantan Menlu-Wamenlu tidak ada pro dan kontra terkait Board of Peace.
Iuran Board of Peace USD 1 Miliar: Indonesia Belum Bayar
Read Also
Recommendation for You

Di Maluku, konsep ‘Orang Basudara’ merupakan nilai filosofi yang tidak hanya mengungkapkan persaudaraan, tetapi juga…

Pada Kamis malam, terjadi insiden penembakan di kompleks perumahan universitas di negara bagian South Carolina,…

Pada Selasa, 10 Februari 2026 malam, di kawasan Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Jaksel), polisi…

Jaksa Agung ST Burhanuddin memberikan peringatan kepada oknum jaksa nakal agar tidak mengklaim aset sitaan…

Fenomena sinkhole di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, semakin menarik…







