Sebelum ditemukan meninggal dunia, Lula Lahfah terdengar suara erangan kesakitan dari kamarnya menurut Polda Metro Jaya. Informasi ini didasarkan pada keterangan saksi asisten rumah tangga (ART) dari Lula Lahfah. Suara erangan kesakitan pertama kali terdengar Kamis malam sekitar jam 10.00 WIB dan dini hari Jumat sekitar jam 02.00 WIB. Hal ini disebutkan berkaitan dengan operasi batu ginjal dan asam lambung akut yang dialami Lula Lahfah.
Setelah tidak bisa membuka kamar Lula Lahfah pada Jumat pagi sekitar jam 09.00 WIB atau 10.00 WIB, ART tersebut melaporkan ke sekuriti apartemen pada sore hari. Sekuriti kemudian mendobrak pintu kamar karena terkunci dari dalam dan menemukan keadaan tersebut. Polres Metro Jakarta Selatan dan Polsek Kebayoran Baru sedang mendalami temuan surat konsultasi dokter terkait kasus tersebut, namun penyebab kematian belum terkonfirmasi dari RS Fatmawati.
Polda Metro Jaya juga membenarkan adanya kematian Lula Lahfah, seorang pemengaruh wanita dan selebgram, di Apartemen Essence Dharmawangsa. Korban ditemukan pada Jumat malam sekitar pukul 18.44 WIB. Obat-obatan dan surat rawat jalan dari RSPI ditemukan di lantai 25 apartemen yang ditempati Lula Lahfah. Polda tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan, namun fakta ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwajib.
Saksi curiga setelah menemukan pintu kamar terkunci ketika mendengar suara erangan kesakitan dari dalam. Keadaan ini terjadi setelah Lula Lahfah berobat pada malam sebelum kejadian. Seluruh informasi ini diberikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya dan Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, sesuai dengan kronologi kejadian yang terjadi.












