Tesla akan menghentikan penjualan paket Full Self-Driving (FSD) secara langsung, menggantinya dengan model langganan. Keputusan tersebut telah dikomunikasikan oleh CEO Tesla, Elon Musk, di X, yang menandai perubahan signifikan dalam strategi penjualan perusahaan. Langganan telah menjadi tren dalam industri otomotif, dengan produsen lain seperti Ford dan GM juga menyediakan model pembayaran berlangganan untuk fitur bantuan pengemudi mereka.
Penggantian model penjualan ini dilakukan karena harga FSD saat ini yang tinggi, sekitar $8.000, yang sulit dijangkau oleh banyak konsumen. Dengan model langganan bulanan seharga $99, pembeli mobil dapat lebih mudah mengakses fitur FSD tanpa harus membayar biaya sekaligus yang besar. Namun, pengguna juga harus mempertimbangkan bahwa dengan berlangganan, mereka membayar secara terus-menerus, mirip dengan layanan streaming atau langganan lainnya.
Keputusan Tesla untuk beralih ke model berlangganan juga dapat menjadi strategi rebranding yang lebih besar. Hal ini dapat membantu perusahaan mengelak dari permasalahan hukum terkait penamaan fitur semi-otonom mereka, terutama di pasar seperti California. Selain itu, perubahan ini juga mempengaruhi pemilik mobil Tesla yang dilengkapi dengan Hardware 3, karena Tesla menyatakan bahwa unit ini mungkin tidak mencapai otonomi penuh tanpa FSD.
Meskipun masih ada kekhawatiran terkait kemampuan FSD untuk benar-benar mengemudi sendiri, model berlangganan memberikan fleksibilitas bagi pembeli. Mereka dapat mencoba fitur ini tanpa harus membayar biaya besar sekaligus, dan dapat memutuskan apakah layak untuk terus berlangganan berdasarkan pembaruan dan perbaikan dari Tesla. Keputusan ini juga memberikan peluang jangka panjang bagi Tesla untuk menarik pembeli mobil bekas ke model berlangganan, sehingga mempengaruhi strategi bisnis perusahaan secara keseluruhan.












