Playing victim adalah perilaku di mana seseorang terus-menerus memposisikan diri sebagai korban dan suka menyalahkan orang lain atas semua kesulitan hidupnya, meskipun bukti menunjukkan sebaliknya. Perilaku ini bisa menjadi indikator adanya gangguan kesehatan mental tertentu, seperti gangguan kepribadian narsistik, borderline personality disorder (BPD), dan PTSD. Dalam menghadapi seseorang yang suka playing victim, penting untuk menerapkan batasan yang tegas untuk melindungi diri dari potensi manipulasi atau tekanan emosional. Jangan langsung membenarkan klaim penderitaan mereka, tetapi tetap bersikap empati. Jika perilaku mereka sudah mengganggu, dukung mereka untuk berkonsultasi dengan psikolog atau konselor guna mendapatkan solusi dan penanganan yang tepat. Melalui pemahaman akan tanda-tanda dan penyebab dari perilaku playing victim, kita dapat lebih bijak dalam menghadapi dan membantu orang yang mengalami kondisi tersebut.
Cara Mengatasi Playing Victim: Ciri & Penyebabnya
Read Also
Recommendation for You

Musim hujan sering kali membawa berbagai tantangan dalam perawatan pakaian sehari-hari. Hujan yang terus-menerus bisa…

Setiap hari, tubuh kita rentan terpapar zat berbahaya yang dapat merusak kesehatan, bukan hanya melalui…

Sunscreen atau tabir surya merupakan bagian penting dari perawatan kulit sehari-hari. Fungsinya sangatlah vital, tidak…

Berbelanja online di Shopee memberikan kemudahan dan banyak pilihan produk bagi para pembeli. Namun, terkadang…

Bulan Ramadhan selalu menjadi periode yang sangat dinamis dalam aktivitas ekonomi masyarakat. Permintaan akan berbagai…







