Opsi sedan premium ukuran menengah masih tersedia meskipun sedang mengalami penurunan popularitas. Di Eropa, penjualan sedan premium ukuran menengah telah mengalami penurunan sebesar 19 persen selama 10 bulan pertama tahun ini. Meskipun penjualan BMW Seri 3 turun sebesar 23 persen, BMW i4 listrik mengalami penurunan terkecil hanya sebesar 1,6 persen. Meskipun terdapat permintaan kuat untuk Audi A5 baru, model lain di segmen ini juga mengalami penurunan penjualan seperti Mercedes-Benz C-Class.
Penurunan penjualan ini ternyata disebabkan oleh pengalihan konsumen ke SUV ukuran menengah yang dianggap lebih fungsional daripada sedan premium. Banyak SUV ini juga menawarkan berbagai jenis powertrain yang lebih luas, termasuk plug-in. Meskipun begitu, sebagian besar pembeli sedan premium ukuran menengah masih lebih memilih mesin bensin, diikuti oleh powertrain diesel dan mobil listrik. Penjualan PHEV berada di urutan terakhir dalam segmen ini.
Data menunjukkan bahwa Jerman adalah pasar terbesar untuk segmen sedan premium ukuran menengah, diikuti oleh Inggris, Italia, Swedia, dan Polandia/Perancis. Meskipun BMW Seri 3, Mercedes C-Class, dan Audi A4/A5 telah menjadi simbol kesuksesan di pasar mewah selama beberapa dekade, tren saat ini menunjukkan bahwa konsumen lebih memilih crossover dan SUV daripada sedan mewah.












