Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menegaskan bahwa dia masih memegang jabatan sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meskipun tengah menghadapi polemik pemakzulan. Gus Yahya berkomitmen untuk mempertahankan jabatannya dan siap mengambil langkah hukum jika jalur musyawarah untuk menyelesaikan konflik tersebut tetap tertutup. Menurut Gus Yahya, jabatan Ketua Umum PBNU hanya dapat digantikan melalui muktamar sesuai dengan AD/ART dan peraturan di PBNU. Dia menegaskan bahwa hasil Rapat Harian Syuriyah yang menyangkut jabatannya tidak sah secara hukum karena di luar kewenangan Rapat Harian Syuriyah itu sendiri. Gus Yahya juga menekankan pentingnya menjaga tatanan organisasi PBNU dan menegaskan bahwa keputusan mereka telah diambil untuk melindungi struktur organisasi tersebut. Gus Yahya juga dapat mengajukan keberatan ke Majelis Tahkim PBNU jika tidak menerima pencopotan dari jabatan Ketua Umum PBNU. Meskipun PBNU menyatakan bahwa Gus Yahya telah dicopot dari jabatannya, Gus Yahya tetap bersikeras mempertahankan posisinya dan siap untuk mengambil langkah-langkah hukum jika konflik berlanjut.
Gus Yahya Tegaskan Masih Ketum PBNU dan Siap Tempuh Jalur Hukum
Read Also
Recommendation for You

Abah Aos dari TQN ke-38 Pondok Pesantren Suryalaya tengah menjadi sorotan setelah ceramahnya tentang penggunaan…

Seorang wanita asal Kamboja, bernama Aina, mendapatkan perhatian publik setelah meminta bantuan Indonesia untuk berperan…

Pada tanggal 14 Desember 2025, Polda Metro Jaya tengah menelusuri aset yang dimiliki oleh tersangka…

Polda Metro Jaya telah mengungkapkan kerugian yang terjadi akibat kericuhan di depan Taman Makam Pahlawan…








