Mobil Gymkhana Baru Travis Pastrana: Subaru Brat Terbaru

Subaru kembali jadi senjata utama Travis Pastrana untuk Gymkhana, kali ini lewat sebuah Brat yang jauh lebih ekstrem dari pendahulunya. Setelah Family Huckster berbasis Subaru GL mencuri perhatian di Gymkhana 12, kini hadir Brataroo 9500 Turbo, mobil baru yang langsung mencuri sorotan saat tampil perdana di SEMA 2025. Bukan sekadar restomod liar, mobil ini dirancang sebagai mesin aksi yang benar-benar disiapkan untuk lompat, melayang, dan tetap dikendalikan di udara.

Brat lama, tenaga baru, dan aerodinamika yang tak biasa

Brataroo 9500 Turbo dibangun oleh Vermont SportsCar (VSC) dengan pendekatan yang jauh dari kata konservatif. Di balik bodi karbonnya, mobil ini mengandalkan mesin boxer 2.0 liter yang diklaim sanggup menghasilkan 670 tenaga kuda dan torsi 680 pound-feet. Karakter mesinnya pun dibuat tinggi, dengan putaran hingga 9.500 rpm, sesuai nama yang disematkan padanya.

Yang membuat mobil ini semakin menonjol adalah paket aerodinamika aktifnya. Seperti pada Family Huckster, bagian fender depan Brataroo bisa bergerak untuk membantu mengatur keseimbangan mobil saat melaju di udara. Sayap belakangnya juga sepenuhnya bisa disetel dan hadir dalam dua versi berbeda. Seluruh tampilan widebody kit-nya digarap oleh Khyzyl Saleem, desainer yang lebih dikenal lewat nama The Kyza di media sosial.

Detail kabin dibuat fungsional untuk aksi Gymkhana

Meski tampilannya serba agresif, beberapa elemen asli Subaru Brat tetap dipertahankan dan diolah ulang. Radio pabrik yang direstorasi masih dipasang, tetapi fungsinya kini diarahkan khusus untuk Brataroo. Sementara itu, kontrol HVAC justru dimanfaatkan untuk mengatur aero aktif, sebuah pendekatan yang menunjukkan betapa mobil ini dibangun dengan prioritas performa dan pertunjukan, bukan kenyamanan.

Akan tampil di Australia pada awal Desember

Travis Pastrana menyebut Brataroo 9500 Turbo sebagai mobil Gymkhana paling gila yang pernah dibuat. Mobil ini akan tampil dalam film Gymkhana terbaru bertajuk Aussie Shred, yang dijadwalkan tayang perdana pada awal Desember dan seluruh pengambilan gambarnya dilakukan di Australia. Dengan reputasi Gymkhana yang selalu menempatkan aksi pada batas risiko, kehadiran Brataroo jelas menjadi isyarat bahwa pertunjukan berikutnya akan lebih liar dari sebelumnya.

Source link