Berita  

Pelaku Percobaan Pembunuhan Donald Trump Minta ‘Difasilitasi’ Bunuh Diri

Ryan Routh, pelaku percobaan pembunuhan terhadap Donald Trump, meminta dipenjara di negara bagian yang mengizinkan bunuh diri dengan bantuan, menurut dokumen pengadilan. Dia juga mengajukan permintaan untuk ditukar dengan warga AS yang dipenjara di luar negeri. Permintaan ini dia sampaikan dalam permohonan tertulis ke pengadilan setelah dinyatakan bersalah pada 23 September karena melakukan percobaan pembunuhan pada 15 September 2024 saat Trump menjalani masa kampanye presiden. Trump menyebut vonis ini sebagai “momen besar bagi keadilan di Amerika” dan setelah divonis, Routh berusaha menusuk lehernya sendiri dengan pena. Dalam permohonannya, Ryan Routh meminta untuk ditempatkan di negara bagian yang mengizinkan praktik bunuh diri dengan bantuan, karena belum mendapat penasihat hukum baru hingga Oktober 2025 dan masih mewakili diri sendiri. Dia berharap ada pihak yang dapat memberikan daftar penjara yang mengizinkan praktik tersebut dan juga berharap untuk menukar nyawanya dengan kebebasan seorang tahanan di penjara di negara lain. Peristiwa pembunuhan yang melibatkan Routh terjadi ketika dia ditembak agen Dinas Rahasia AS yang menemukannya di tempat tinggi tersembunyi dekat lapangan golf tempat Trump bermain. Sebelumnya, pria 20 tahun Thomas Crooks juga mencoba membunuh Trump selama kampanye di Pennsylvania pada Juli 2024. dia ditembak mati oleh penembak jitu Dinas Rahasia yang menewaskan seorang penonton dan melukai dua lainnya.

Source link