Toyota Supra Akan Ditutup Pada Awal Tahun Depan: Apa yang Harus Diketahui

Toyota bersiap menutup satu bab penting dalam sejarah mobil sportnya. Pabrikan asal Jepang itu memastikan produksi Supra akan berakhir pada Maret 2026, sehingga tahun model 2026 menjadi penanda terakhir bagi nama legendaris tersebut. Bersamaan dengan kehadiran Edisi Final, Toyota memberi sinyal bahwa perjalanan Supra di generasi saat ini memang sudah mendekati garis akhir.

Akhir Riwayat Supra Generasi Kelima

Dalam siaran pers singkat, Toyota menyampaikan apresiasi kepada para pelanggan yang telah mendukung Supra selama ini, sekaligus mengonfirmasi bahwa produksi model tersebut akan segera dihentikan. Keputusan itu menutup kiprah Generasi ke-5 Supra yang sempat kembali ke pasar Amerika Serikat setelah absen 21 tahun, saat diperkenalkan di Detroit Auto Show 2019.

Kehadiran Supra generasi terbaru kala itu juga menandai kerja sama Toyota dengan BMW. Mobil ini berbagi platform dan powertrain dengan BMW Z4, sebuah langkah yang sejak awal memicu perhatian besar di kalangan penggemar mobil performa.

Mesin, Transmisi, dan Edisi Penutup

Saat meluncur pada 2020, Supra dibekali mesin 3.0 liter inline-enam turbocharged. Setahun kemudian, Toyota menambahkan varian 2.0 liter inline-empat turbocharged. Keduanya dipasangkan dengan transmisi otomatis delapan percepatan ZF, sebelum akhirnya Toyota menghadirkan opsi manual enam percepatan khusus untuk varian mesin inline-enam.

Untuk pasar Amerika Serikat, Edisi Final Supra 2026 mengusung mesin B58 dengan tenaga 382 hp dan torsi 386 lb-ft. Toyota menyebut mobil ini mampu melesat dari 0-60 mph dalam 3,9 detik, dengan banderol US$69.745.

Sementara itu, di Jepang dan Eropa, Toyota menyiapkan Edisi Final yang lebih eksklusif. Model tersebut hanya diproduksi 300 unit dengan tenaga 429 hp dan torsi 420 lb-ft dari mesin B58 yang telah ditingkatkan.

Petunjuk Soal Pengganti

Meski penghentian produksi Supra terasa seperti akhir yang pahit bagi banyak penggemar, Toyota belum menutup pintu untuk nama ini selamanya. Dalam pernyataannya, perusahaan memberi isyarat bahwa penerus Supra akan hadir, meski kemungkinan ada jeda antargenerasi. Di titik ini, yang tersisa bukan sekadar nostalgia, melainkan penantian terhadap bentuk baru dari sebuah nama yang sudah lama identik dengan mobil sport Toyota.

Source link