Berita  

Pengakuan Ibu Dini: Kasus Kepsek SMAN 1 Cimarga Damai

Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 1 Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten Dini Fitria dan salah satu siswa kelas XII, Indra Lutfiana Putra (17), telah saling menyampaikan permintaan maaf setelah melalui proses mediasi yang difasilitasi oleh Gubernur Banten Andra Soni. Dini mengakui bahwa ada kekhilafan dalam menegur siswa yang kedapatan merokok di sekitar sekolah, namun ia menegaskan bahwa tidak ada niat untuk menyakiti muridnya. Dalam pertemuan mediasi langsung bersama Gubernur Banten, keduanya sepakat untuk saling memaafkan dan melanjutkan proses pendidikan dengan suasana yang kondusif. Menurut Dini, sebagai kepala sekolah, menjaga disiplin di lingkungan sekolah adalah kewajiban, dan pelanggaran seperti merokok di sekitar sekolah harus ditindak dengan tegas.

Gubernur Banten memandang bahwa kebijakan penonaktifan sementara yang diterapkan merupakan langkah untuk menenangkan situasi di sekolah setelah aksi mogok siswa. Dini berharap agar kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi semua warga sekolah dalam menjalin komunikasi yang lebih bijak dan memperkuat pembinaan karakter siswa. Selain itu, ia menekankan pentingnya memanfaatkan waktu di sekolah dengan baik agar dapat membentuk karakter dan disiplin siswa. Semua pihak berharap agar situasi di SMAN 1 Cimarga dapat kembali normal dan harmonis seperti sebelumnya setelah proses mediasi yang dilakukan.

Source link